Pameran TTG di OKU Sepi, Kurang Sosialisasi?

BATURAJA – Hingga hari kedua Kamis (26/7) Pameran Tekhnologi Tepat Guna (TTG) dihalaman GOR Baturaja yang di ikuti Dinas Instansi  serta hampir seluruh daerah di Sumatera Selatan, nyaris tidak ada pengunjung umum, kecuali hilir mudik kalangan ASN jajaran Pemkab OKU yang bertugas menjaga Stand.

Pantauan wartawan dilokasi pameran sejak Kamis pagi hingga siang, tidak tampak satupun warga masyarakat yang datang untuk melihat-lihat  ke lokasi, kecuali pegawai antar stand yang berpakaian seragam saling  bercengkrama satu sama lain.

Kurangnya keterlibatan masyarakat dalam event seperti ini diduga kuat karena minimnya sosialisasi panitia penyelenggara, buktinya banyak warga kota Baturaja bersikap Cuek bebek, mengaku tidak pernah tahu jika ada kegiatan pameran TTG yang diselenggarakan di halaman Gedung Olah Raga Baturaja.

Seperti diakui Wendi (37) pedagang Bakso bakar keliling yang mengaku warga Kelurahan Kemalaraja. Dirinya tidak paham jika ada Event besar yang sedang berlangsung di halaman GOR Baturaja.

”Emangnya pameran apa di sana pak,” Wandi balik bertanya.

Dia mengaku, meski setiap hari mangkal dibeberapa tempat rute jualan bakso bakarnya, baik dipemukiman penduduk hingga ke sekolah-sekolah, belum mendengar adanya pameran di GOR Baturaja.

“Mungkin pamerannya untuk kalangan Pegawai dan orang berduit saja, seperti pameran  mobil, Motor dan barang mewah, hingga panitianya tidak butuh dengan kita masyarakat kalangan bawah, makanya orang seperti kami tidak perlu dikasih tau, maklumlah pak yang mau dibeli juga di pameran itu uang dari mana, sekarang jualan untuk cari sesuap nasi saja lagi susah, hanya saja kalu orang kecil seperti kita ini tau ada keramaian, mungkin bisa numpang jualan,“ urai Wendi.

Sementara  Harlen salah satu warga Sukaraya Baturaja timur  yang mengaku sudah mengunjungi pameran ini, sangat menyayangkan sepinya pengunjung  pada even besar sekelas TTG Propinsi yang konon sudah menghabiskan dana Miliaran rupiah.

Menurut Harlen, kendaraan yang keluar masuk area pameran, parkir sembarangan, mengakibatkan  tingkat keamanan dan kenyamanan pengunjung  terganggu.

Selain pameran ini terkesan Serimonial dan amburadul katanya. Pihak penyelengara dirasa kurang sosialisasi, buktinya banyak masyarakat  kota Baturaja tidak mengetahui apa yang sedang dilakukan Pemerintah daerah di tempat ini.

Sejatinya pameran ini ditujukan untuk masyarakat luas, ”Judulnya saja Teknologi Tepat Guna tapi mana?

Harusnya masyarakat  di desa-desa dijadikan sasaran,“ tegasnya.

Sumber : okurayaupdate.com

Link : http://okurayaupdate.com/miris-warga-cuekpameran-ttg-oku-sepi-pengunjung/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: as salamu alaikum .............. ape kabar Lur ??
%d blogger menyukai ini: