Setelah Baku Tembak, Bandit Berkulit Harimau Ditemukan Tewas

BATURAJA – Andi Irawan (32) warga asal Lampung yang tinggal di Desa Wayheling Kecamatan Lengkiti, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) ditemukan “mati” terkapar setelah baku tembak dengan petugas Satreskrim Polres OKU Selasa malam kemarin.

Bandit berjimat kulit harimau dilengkapi keris smer mesem dan Keong ini sering berak lalu meninggalkan kotoran dirumah korbannya usai mencuri, ditemukan terbujur kaku didalam hutan Objek Militer Baturaja (Omiba) Kamis Malam (02/08) pukul 22.00 WIB lebih kurang  300 meter dari area baku tembak tempat kediaman pelaku.

Pelaku Andi “penjahat “Licin” yang  masuk target DPO  sejak tahun 2011 dan sudah 7 kali lolos dari penggerebekan Tim Buser Polres OKU, sebelumnya malang melintang melakukan kejahatan spesialis penjarah rumah warga dengan wilayah operasi OKU.

Kini sepak terjang Irawan sudah berahir, setelah mayatnya  ditemukan terbujur kaku akibat terjangan timah panas Tim Buser Satreskrim Polres OKU.

Dalam Konfrensi Pers, Kapolres OKU, AKBP NK Widayana Sulandari didampingi Kasat Reskrim, AKP Alex Andriyan juga di hadiri Bupati OKU H Kuryana Azis dan Direktur RSUD Ibnusutowo Dr Rina Dyana di Kamar Jenazah RSUD dr Ibnu Soetowo Baturaja, Jumat (3/8) terungkap, jika pelaku  merupakan Bandit paling di cari hampir se windu terakhir ini.

Dijelaskan Kapolres, pada Selasa 31 Juli 2018 sekira  21.30 WIB didapat infomasi jika pelaku sedang berada di Desa Way Heling, Kecamatan Lengkiti.

Mendapat kabar ini Kasat Reskrim AKP Alex Andriyan bersama  Kanit Pidum Ipda Karbianto dan anggota buser menuju tempat pelaku berada.

Saat penggerebekan polisi masuk rumah pelaku dari pintu depan, tapi bandit ini  memilih kabur dari pintu belakang.

Karena tak mau buruannya lolos petugas memberikan tembakan peringatan. Rupanya pelaku bukan menyerah, tapi  membalas tembakan petugas dengan senjata api rakitan (senpira) yang dipegangnya. Menyadari hal itu, petugas memberi tindakan tegas

“Tembakan pelaku meleset dan mengenai mobil petugas, hingga baku tembak tak terhindarkan,” jelas AKP Alex.

Tembakan polisi diduga menyasar kaki tersangka, sampai baku tembak itu berakhir, pelaku menghilang kedalam hutan Omiba.

Kamis kemarin, dibantu masyarakat setempat, petugas kembali melakukan upaya  untuk menangkap pelaku, dengan cara menyusuri jejak darah yang tercecer.

“Setelah dua hari berlalu, tersangka ditemukan sudah tak bernyawa sekitar 300 meter dari tempat kejadian perkara (TKP),” ungkap Kasat.

Mayat pelaku  Andi Irawan, Kamis malam langsung di bawa ke RSUD Baturaja untuk di lakukan Visum.

Pengejaran terhadap pelaku ini  berdasarkan 15 laporan polisi (LP) pencurian disertai  pemberatan.

Pengungkapan kasus ini terakhir berdasarkan laporan korban  Jumat 13 April 2018 sekira jam 02.30 WIB. terjadi tindak pidana Curat TKP di Ruko Sumatera Mega Mart RS Sriwijaya Kelurahan Sekar Jaya, Kecamatan Baturaja Timur   menimpa korban  berinisiL DA (40) warga setempat.

“Saat melakukan aksinya pelaku, meninggalkan kotoran alias Berak terlebih dahulu di dalam rumah korban.

Pelaku terekam kamera pengintai (CCTV). Kejadian mengakibatkan korban  mengalami kerugian sekitar  Rp 6 juta ,” kata Kapolres.

Sumber : okurayaupdate.com

Link : http://okurayaupdate.com/raja-bandit-berkulit-harimau-mati-baku-tembak/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: as salamu alaikum .............. ape kabar Lur ??
%d blogger menyukai ini: