Konflik Masalah Kehutanan Memanas di Baturaja, Ormas Jerat dan Masyarakat Desak Ketegasan Pemerintah
- calendar_month Selasa, 9 Des 2025
- visibility 107
- print Cetak

Konflik Masalah Kehutanan Memanas di Baturaja, Ormas Jerat dan Masyarakat Desak Ketegasan Dinas Kehutanan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sementara itu, Nurul Hidayati, Kepala Seksi Pemanfaatan dan Perencanaan Hutan, menilai persoalan ini merupakan buntut dari mediasi di Kecamatan Lengkiti yang belum selesai dan masih membutuhkan verifikasi lanjutan.
Ormas Tekankan Transparansi dan Pencegahan Korupsi
Massa JERAT turut menyerukan pentingnya transparansi data pengelolaan kawasan hutan.
Mereka menekankan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan langkah penting mencegah praktik korupsi dan penyalahgunaan kewenangan sebagaimana diatur dalam PP No. 71 Tahun 2000.
JERAT berharap aksi ini dapat membuka jalan dialog yang lebih konkret antara pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan terkait.
Mereka menegaskan bahwa perjuangan ini dilakukan secara damai sesuai UU No. 9 Tahun 1998 tentang Penyampaian Pendapat di Muka Umum.
Empat Tuntutan Utama JERAT
1. Mendesak Kepala Dinas Kehutanan Sumsel UPTD KPH Wilayah VI Bukit Nanti – Martapura untuk mundur jika dianggap tidak mampu menangani masalah sengketa kawasan hutan.
2. Meminta UPTD melakukan tindakan tegas terhadap pengelolaan kawasan hutan produksi terbatas oleh pihak perorangan atau perusahaan tanpa dasar hukum.
3. Menolak membubarkan aksi sampai tuntutan direalisasikan.
4. Mendesak aparat penegak hukum bertindak terhadap dugaan pencurian buah sawit di kawasan hutan yang masih dalam sengketa.
Sumber : liputan4.com
Link : https://liputan4.com/konflik-hutan-memanas-ormas-jerat-dan-masyarakat-oku-geruduk-kantor-dinas-kehutanan-sumsel-uptd-kph-wilayah-vi-desak-kepala-uptd-mundur-jika-gagal-tangani-konflik-lahan/
- Penulis: Operator








